Muhammad Hilmi Faiz (23)
XI IPS 2
PERTUMBUHAN, BUNGA TUNGGAL, BUNGA MAJEMUK, BUNGA ANUITAS, PELURUH DAN BEBERAPA CONTOH SOAL
Assalamualaikum wr.wb.
Di Blog ini kita bakal bahas Pertumbuhan, Peluruhan/penyusutan, dan bunga yang
akan dibagi menjadi bunga tunggal, bunga majemuk dan bunga anunitas. penasaran
kan? ayo langsung bahas..........
Bunga
Bunga adalah selisih antara jumlah nominal uang yang dipinjamkan oleh
pemilik modal dengan jumlah yang dikembalikan oleh pemakai modal berdasarkan
kesepakatan bersama. Besarnya bunga dipengaruhi oleh besar uang yang
dipinjam, jangka waktu peminjaman, dan tingkat suku bunga
(persentase).
Terdapat dua jenis bunga yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk.
Bunga Tunggal
Bunga tunggal adalah bunga yang dibayar pada setiap periode dengan besaran
tetap. Besarnya bunga tunggal dihitung berdasarkan perhitungan modal
awal.
Mn = Modal pada akhir periode
M0 = Modal awal
n = periode
b = presentase
Contoh
Diketahui modal pinjaman Rp1.000.000 dengan bunga sebesar
per bulan, maka setelah 5 bulan modalnya adalah ….
Bunga Majemuk
Bunga majemuk adalah bunga yang diberikan berdasarkan modal awal dan akumulasi
bunga pada periode sebelumnya.Bunga majemuk memiliki banyak variasi dan
selalu berubah (tidak tetap) pada tiap-tiap periode. Contohnya saat
menjual sebuah kendaraan, harga kendaraan yang dijualakan berubah setiap
periode dan perubahannya bervariasi.
Contoh
diketahui modal pinjaman Rp1.000.000 dengan bunga majemuk
sebesar
per bulan, maka setelah 5 bulan modalnya adalah
Bunga Anunitas
Anuitas yang diberikan secara tetap pada setiap akhir periode
mempunyai dua fungsi yaitu membayar bunga atas hutang dan mengangsur
hutang itu sendiri.
Contoh
Pada tanggal 1 januari bu rani meminjam uang di koperasi sebesar Rp
2.000.000,00. pinjaman itu akan dilunasi dengan 4 kali angsuran. Suku bunga
12% setahun setiap 3 bulan. Tentukan besar anuitasnya
Diket :
M = 2.000.000
i = 12% = 0,12
n = 4
Ditanya : A = ?
Jawab :
𝐴 = 𝑀. 𝑖 /1 − ( 1 + 𝑖) −𝑛
𝐴 = 2.000.000 𝑥 0,12/ 1 − ( 1 + 0,12) −4
𝐴 = 240.000 /1 − ( 1,12) −4
𝐴 = 240.000 /0,36448 = 658472,344
Jadi anuitasnya Rp 658.472,34
Pertubuhan
Pertumbuhan merupakan kenaikan jumlah pada tiap periode waktu berdasarkan suatu
rasio pertumbuhan. Jika jumlah awal adalah
dan rasio adalah r per tahun, maka pada akhir tahun ke-n, jumlah
akhirnya menjadi
:
Contoh, jumlah penduduk 10.000 jiwa dengan pertumbuhan penduduk 5% per
tahun, maka pada akhir tahun ke-4, jumlahnya
Penyusutan
Penyusutan atau depresiasi adalah pengurangan nilai dari harta tetap terhadap
nilai buku atau nilai beli awalnya. Penyusutan dilakukan secara berkala
dalam rangka pembebanan biaya pada pendapatan, baik atas penggunaan harta
tersebut maupun karena sudah tidak memadai lagi.
Jika harga sebuah barang pada saat dibeli adalah dan mengalami penyusutan tiap tahunnya sebesar p (dalam
persen) dari harga belinya, maka nilai barang pada akhir tahun
ke-n adalah :
Contoh, harga mobil Rp100.000.000 menyusut harganya 10% tiap tahun. Di akhir
tahun ke-5 nilainya
Nah... mudah kan? kalau mudah, ayo belajar lagi.
MATEMATIKA KEREN!!!!!
BELAJAR MATEMATIKA HEBAT!!!!!
Wassalamualaikum wr.wb.
Daftar Pustaka :


Komentar
Posting Komentar